Mindset Orang Kaya Memang Berbeda, Ini Rahasia yang Jarang Diketahui!
Purwasuka – Banyak orang bertanya mengapa ada yang bisa kaya dan ada yang tidak. Ternyata jawabannya simpel tapi sering diabaikan.
Perbedaannya pada mindset atau pola pikir mereka dalam mengelola keuangan. Manusia pada dasarnya seperti mesin pembelajaran yang memproses informasi berbeda-beda.
Informasi ini dilansir dari channel YouTube Theo Derick. Bayangkan lima orang diberi uang Rp50 juta, setelah tiga bulan hasilnya pasti berbeda.
Fokus Jangka Panjang dan Menunda Kepuasan
Mindset pertama yaitu selalu berpikir panjang dan rela berkorban sekarang untuk masa depan yang lebih baik. Mereka paham harga yang harus dibayar hari ini untuk buah yang akan didapat 5 tahun kemudian.
Ketika baru lulus kerja, orang kaya akan memprioritaskan membangun modal nganggur dulu. Sedangkan yang lain justru fokus menikmati gaji pertama atau THR pertama.
"Manusia itu basically diciptakan sebagai learning machine. Hal yang sama masuk ke dalam kepala orang yang berbeda, outputnya beda," ungkap Theo Derick dalam segmen Dari Nol.
Lebih Memilih Beli Aset daripada Liabilitas
Mindset kedua, orang kaya terbiasa menghitung untung rugi sebelum membeli sesuatu. Mereka lebih suka menaruh uang di instrumen yang menghasilkan daripada membeli barang yang nilainya turun.
Contohnya, uang Rp1 miliar jika ditaruh di obligasi dengan bunga 6,5% akan menghasilkan Rp65 juta per tahun tanpa bekerja. Bandingkan dengan membeli mobil mewah yang justru mengeluarkan biaya pajak dan servis puluhan juta per tahun.
Membuat Uang Bekerja untuk Mereka
Mindset ketiga adalah membuat uang bekerja, bukan bekerja untuk mendapatkan uang. Ini artinya mencari cara agar uang menghasilkan uang lagi secara otomatis.
Ketika passive income sudah memenuhi kebutuhan hidup, mereka bisa fokus pada passion dan panggilan hidup. Hidup menjadi lebih tenang karena tidak lagi bekerja hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Tips Membangun Mindset Kaya
- Mulai berpikir jangka panjang dari target bulanan, kemudian 6 bulan, 1 tahun, hingga 3 tahun ke depan
- Prioritaskan membangun modal nganggur sebelum membeli barang konsumtif
- Cari cara untuk membuat uang bekerja melalui investasi atau bisnis yang menguntungkan