Lantai Rumah Sering Licin? Ini 7 Cara Mengatasinya agar Lebih Aman
Purwasuka – Lantai licin menjadi salah satu masalah rumah tangga yang sering dianggap sepele. Padahal, kondisi lantai yang terlalu licin bisa meningkatkan risiko terpeleset, terutama bagi anak-anak, lansia, atau anggota keluarga yang sedang membawa barang.
Lantai biasanya menjadi licin karena air, minyak, sabun, debu, atau lapisan kotoran yang menumpuk.
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah membersihkan lantai secara rutin. Gunakan cairan pembersih sesuai jenis lantai dan ikuti petunjuk pemakaiannya.
Jangan menggunakan terlalu banyak cairan pembersih karena sisa produk yang tidak terangkat dengan baik justru dapat meninggalkan lapisan licin di permukaan lantai.
Untuk area dapur, perhatikan tumpahan minyak dan bahan makanan. Minyak yang jatuh ke lantai sebaiknya segera dibersihkan menggunakan bahan penyerap terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan pembersihan menggunakan air dan produk pembersih yang sesuai.
Akan tetapi, jangan menunggu sampai noda minyak mengering karena akan lebih sulit dibersihkan.
Kamar mandi juga menjadi salah satu area yang perlu mendapat perhatian khusus. Air, sabun, dan sampo yang menempel pada lantai dapat membuat permukaannya sangat licin.
Bersihkan lantai kamar mandi secara berkala dan pastikan saluran pembuangan berfungsi dengan baik sehingga air tidak menggenang terlalu lama.
Jika lantai memang memiliki permukaan yang terlalu licin, pertimbangkan penggunaan karpet atau alas antiselip pada area tertentu.
Selanjutnya, pilih alas yang memiliki daya cengkeram baik dan pastikan tidak mudah bergeser. Namun, alas tersebut juga harus rutin dibersihkan agar tidak menjadi tempat berkumpulnya debu dan kotoran.
Perhatikan pula kondisi lantai yang sudah lama digunakan. Permukaan yang rusak, berlumut, atau mengalami perubahan tekstur dapat membuat lantai menjadi lebih berisiko. Untuk kondisi tertentu, perbaikan atau penggantian bagian lantai dapat menjadi pilihan yang lebih aman.
Terakhir, jangan abaikan kebiasaan sederhana seperti segera mengeringkan lantai yang basah dan memberikan tanda peringatan ketika lantai sedang dibersihkan. Dengan menjaga kebersihan, mengurangi sumber air dan minyak, serta menggunakan perlengkapan antiselip bila diperlukan, risiko terpeleset di rumah dapat dikurangi.