Arti Sebenarnya Huruf E pada Indikator Bensin, Bukan Empty!
Purwasuka – Teman-teman, siapa yang setiap hari naik motor atau mobil dan sering melihat indikator bensin?
Di indikator bensin ada huruf "E" dan "F" yang menunjukkan isi bahan bakar kita.
Nah, tahukah kamu apa arti sebenarnya huruf “E”?
Banyak orang mengira huruf "E" itu artinya "Empty" alias kosong. Tapi ternyata, itu salah kaprah!
"E" Bukan Empty, Tapi Emergency
Huruf "E" pada indikator bensin sebenarnya merupakan singkatan dari “Emergency” atau keadaan darurat.
Artinya, bensin belum benar-benar habis, melainkan sudah sangat menipis dan masuk tahap kritis.
Masih ada sisa sekitar 10–15% bensin di dalam tangki. Jadi, saat jarum indikator sudah menyentuh "E", kendaraan kita masih bisa berjalan beberapa kilometer lagi. Ini memberi kita toleransi waktu untuk segera mencari SPBU dan mengisi ulang bahan bakar.
Berapa Banyak Bensin yang Masih Tersisa?
Jumlah bensin yang tersisa saat indikator menyentuh "E" bisa berbeda-beda, tergantung kapasitas tangki kendaraan.
Tapi biasanya, masih tersisa sekitar 2–5 liter bensin, cukup untuk menempuh jarak antara 20–50 km tergantung jenis kendaraan dan cara mengemudi.
Jangan Tunggu Sampai "E"!
Meskipun masih ada sisa bensin, jangan biasakan menunggu indikator sampai "E" baru isi bahan bakar. Kenapa?
Bisa merusak pompa bensin, karena bensin juga berfungsi sebagai pendingin bagi pompa.
Resiko mogok di jalan meningkat.
Lebih boros, karena sistem bahan bakar bekerja lebih berat saat bensin hampir habis.
Rekomendasinya:
Kalau sudah setengah tangki, sebaiknya kamu mulai cari SPBU. Lebih aman, lebih tenang, dan lebih sehat untuk kendaraanmu.
Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu teman-teman lebih bijak saat berkendara!